Kotabumi_Persaingan perebutan kursi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara semakin mengerucut.
Setelah melewati tahapan administrasi dan rekam jejak, para peserta kembali disaring melalui uji kompetensi manajerial dan sosial kultural.
Hasilnya, peserta yang dinyatakan lulus berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni penulisan makalah serta penilaian makalah dan wawancara.
Hasil tersebut tertuang dalam Pengumuman Panitia Seleksi Terbuka JPTP Lampung Utara Nomor 12/PANSEL JPTP-LU/2026 tentang Hasil Nilai Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural Peserta Seleksi Terbuka JPTP Tahun 2026. Pengumuman itu ditetapkan pada 3 Oktober 2026.
Menariknya, dari 11 jabatan yang semula dibuka, seleksi kini berlanjut untuk 10 jabatan. Sementara proses seleksi Kepala Dinas Kesehatan sebelumnya tidak dilanjutkan setelah jumlah peserta yang memenuhi syarat tidak mencukupi.
Pada jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), seluruh delapan peserta dinyatakan lulus uji kompetensi.
Mereka adalah Anton Widawan Rahman, Budiman Thohir, Dicky Fahlevi Suudi, Doni Ferwari, Herwan, Iim Agus Muslim, Muhammad Randhy Pratama Wijaya, dan Nebokadnezer Saleh.
Persaingan juga berlangsung ketat pada kursi Kepala BPKA. Seluruh tujuh peserta dinyatakan lulus.
Begitu pula jabatan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja. Tujuh peserta yang mengikuti tahapan tersebut dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan proses seleksi.
Untuk jabatan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, masing-masing enam peserta dinyatakan lulus.
Sementara jabatan Kepala Dinas PMDT diikuti lima peserta yang seluruhnya dinyatakan lulus.
Pada jabatan Asisten Administrasi Umum, tiga peserta dinyatakan lulus. Kemudian empat peserta lulus untuk jabatan Kepala Perkim dan empat peserta lainnya untuk Kepala SDABMBK.
Sedangkan untuk jabatan Kepala BKPSDM, tiga peserta dinyatakan lulus uji kompetensi.
Tahapan selanjutnya bukan lagi sekadar menguji kompetensi manajerial dan sosial kultural.
Para peserta akan diuji melalui penulisan makalah yang dijadwalkan Minggu, 4 Oktober 2026.
Dalam makalah tersebut, peserta diminta menguraikan isu strategis dan persoalan yang dihadapi Lampung Utara maupun perangkat daerah yang dilamar.Peserta juga harus mengaitkan gagasan dengan visi dan misi daerah serta RPJMD Lampung Utara 2025–2029, termasuk target kinerja perangkat daerah dan inovasi pelayanan publik.
Makalah minimal delapan halaman dengan waktu pengerjaan 150 menit.
Setelah itu, peserta mengikuti penilaian makalah dan wawancara pada 5–6 Oktober 2026 di Golden Tulip Springhill Hotel Bandar Lampung.
Pada tahapan ini, kemampuan peserta tidak hanya dilihat dari rekam jejak maupun hasil uji kompetensi. Gagasan, pemahaman terhadap persoalan daerah, strategi kerja dan kemampuan menawarkan solusi juga menjadi bagian penting dalam proses seleksi.
Wakil Ketua Sekretariat Selter, JPTP Lampung Utara, Syarif Hidayat AR, menegaskan bahwa proses seleksi masih terus berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Peserta telah melaksanakan uji kompetensi manajerial dan sosial kultural. ” Mereka yang lulus uji kompetensi saat ini melaju ke tahap selanjutnya yakni membuat makalah di UPT BKD Provinsi Lampung kemudian makalah tersebut akan dipersentasikan pada tanggal 5 sampai 6 Oktober di Hotel Golden Tulip Bandarlampung dan hasilnya akan diumumkan pada tanggal 7 Oktober. Kita berharap semoga proses berjalan baik dan lancar,” harapnya. (*)












