TULANG BAWANG BARAT : Tidak ada panggung megah atau seremoni politik yang berlebihan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pengurus DPC PKB memilih cara yang lebih membumi, yaitu menggelar kegiatan mancing bersama warga di Tiyuh Mulyo Kencono, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Sabtu (18/7/2026).
Sejak siang, ratusan warga memadati lokasi pemancingan di RK 04 RT 09. Mereka datang bukan hanya membawa alat pancing, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para pengurus dan kader partai.
Anggota DPRD Tulang Bawang Barat dari Fraksi KSB, Sodri Helmi, mengatakan peringatan Harlah PKB sengaja dikemas dalam kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Menurut dia, pendekatan semacam itu menjadi cara partai menjaga ruang komunikasi dengan konstituen tanpa sekat formal.
“Harlah ke-28 ini kami jadikan momentum untuk mengajak masyarakat bergembira bersama. PKB ingin terus hadir, mendengar, dan berada di tengah masyarakat,” kata Sodri Helmi.
Ia menilai kegiatan memancing dipilih karena mampu menciptakan suasana yang santai sehingga mempererat hubungan antarmasyarakat maupun antara warga dengan para kader partai.
“Melalui kegiatan seperti ini, kekompakan dan kebersamaan dapat terus terjaga. Kami berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang telah hadir dan memberikan dukungan kepada PKB di Tulang Bawang Barat,” ujar Praktisi Hukum ini.
Ketua DPC PKB Tulang Bawang Barat, Muhammad Taufik Hidayat, yang akrab disapa Gus Taufik, mengatakan Harlah bukan sekadar perayaan usia partai, melainkan momentum untuk menegaskan komitmen PKB dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa partai ingin tumbuh bersama warga, bukan sekadar hadir pada momentum politik.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa PKB selalu berupaya hadir di tengah masyarakat. Harapan kami, PKB dapat terus memberikan kemaslahatan dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” kata Gus Taufik.
Kegiatan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang rekreasi, acara itu dimanfaatkan warga untuk berdialog langsung dengan para pengurus partai mengenai berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.
Atmosfer yang cair menjadi penanda bahwa pendekatan sosial masih menjadi salah satu cara partai politik menjaga kedekatan dengan basis masyarakat di daerah.(*)












