JAKARTA _Pemerintah daerah di Lampung mulai agresif “menjemput bola” ke pemerintah pusat demi mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak. Wakil Bupati Lampung Utara (Lampura), Romli hadir langsung dalam pertemuan strategis bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Pertemuan yang merupakan forum konsolidasi penting antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat realisasi program perumahan rakyat. Hadir pula Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama para bupati dan wali kota se-Lampung.
Fokus utama pembahasan adalah sinkronisasi kebijakan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman agar lebih terarah, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada masyarakat. Pemerintah pusat mendorong daerah untuk aktif mengusulkan program prioritas, terutama terkait penyediaan rumah layak huni dan penataan kawasan kumuh.
Bagi Lampura, kehadiran Romli menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak ingin tertinggal dalam mengakses program strategis nasional. Kebutuhan akan hunian layak, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah, masih menjadi tantangan yang harus dijawab melalui kolaborasi lintas level pemerintahan.
Selain itu, penataan kawasan permukiman juga menjadi perhatian, mengingat masih adanya wilayah yang belum tertata secara optimal dari sisi sanitasi, infrastruktur dasar, hingga kepadatan hunian.
Melalui forum ini, diharapkan lahir langkah konkret berupa percepatan program, dukungan anggaran, serta penguatan regulasi yang mampu mendorong pembangunan perumahan lebih efektif. Sinergi pusat dan daerah dinilai menjadi kunci agar program tidak berhenti di tataran wacana, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan pendekatan proaktif tersebut, Lampung, khususnya Lampura berupaya memastikan bahwa pembangunan perumahan tidak hanya berjalan, tetapi juga tepat sasaran dan berkelanjutan.












