Seleksi Ketat di Akpol, 400 Siswa Berebut 180 Kursi SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Foto: Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Jakarta: Sebanyak 400 siswa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti seleksi terpusat masuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akademi Kepolisian (Akpol), mulai 31 Maret 2026. Tahap ini menjadi penentu akhir setelah ribuan peserta tersaring melalui mekanisme seleksi berlapis berbasis merit.

Para peserta merupakan hasil penyaringan Nusantara Standard Test (NST) Tahap II. Dari lebih dari 2.600 siswa yang mengikuti tahap tersebut, hanya 400 peserta dengan capaian akademik tertinggi yang berhak melaju ke seleksi terpusat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyebut proses seleksi dirancang dengan prinsip transparansi dan objektivitas. Penilaian dilakukan berbasis data, mencakup berbagai aspek kemampuan peserta.

“Seleksi ini tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga aspek lain seperti kesehatan, psikologi, kemampuan bahasa Inggris, hingga kepemimpinan,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulis.

Dalam tahap akhir ini, peserta akan menjalani serangkaian ujian lanjutan, termasuk tes akademik, pemeriksaan kesehatan menyeluruh, tes psikologi, uji kesamaptaan jasmani, serta penilaian kepemimpinan.

Dari keseluruhan proses tersebut, panitia akan menyeleksi sekitar 180 siswa terbaik untuk diterima sebagai angkatan kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Program ini menjadi bagian dari upaya Polri membangun sumber daya manusia unggul sejak jenjang pendidikan menengah. Selain menekankan prestasi akademik, sekolah ini juga dirancang untuk membentuk karakter disiplin dan kepemimpinan, sebagai bekal menghadapi persaingan global.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *