Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp186 Juta, Sepak Bola Kian Elitis?

Dok.FIFA

Jakarta : Lonjakan harga tiket Piala Dunia FIFA 2026 memicu gelombang protes global. Di fase akhir penjualan, tiket laga final dilaporkan menembus 10.990 dolar AS atau sekitar Rp186 juta—melonjak drastis dan jauh melampaui rencana awal.

Pertandingan puncak turnamen empat tahunan itu dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium pada 19 Juli 2026.

Namun, bukan hanya laga final yang mengalami kenaikan tajam. Sejumlah kategori tiket lainnya juga ikut terkerek, mempertegas tren komersialisasi dalam ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.

Kenaikan ini kontras dengan dokumen awal bidding yang menetapkan harga maksimal tiket final di kisaran 1.550 dolar AS (sekitar Rp26 juta). Artinya, harga terbaru melonjak hampir tujuh kali lipat dari rencana semula.

Jika ditarik ke belakang, disparitas harga juga terlihat dibanding edisi sebelumnya, Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. Saat itu, tiket final termahal berada di angka sekitar 1.604 dolar AS atau setara Rp27 juta—jauh lebih rendah dibandingkan harga saat ini.

FIFA berdalih lonjakan harga dipicu tingginya permintaan global. Edisi 2026 memang akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, digelar di tiga negara sekaligus dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

Namun di sisi lain, kritik menguat. Banyak suporter menilai harga selangit ini menjauhkan sepak bola dari akar sosialnya sebagai olahraga rakyat.

Kekhawatiran pun mencuat: stadion berpotensi didominasi kalangan elite dan korporat, sementara pendukung setia justru tersingkir dari tribun.

Di tengah euforia turnamen terbesar dunia, polemik harga tiket menjadi pengingat bahwa akses terhadap sepak bola kini semakin ditentukan oleh daya beli—bukan sekadar loyalitas.

Editor : Yongki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *