Kotabumi_ Dinas Pendidikan Provinsi Lampung akhirnya merespon pemberitaan di sejumlah media siber mengenai dugaan penyimpangan program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi, Jumat, 03 Juli 2026.
Tim pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Lampung melalui KCD Wilayah IV turun langsung ke lokasi proyek untuk mengecek langsung pengerjaan proyek revitalisasi di SMKN 2 Kotabumi. Di lapangan tim menemukan sejumlah fakta-fakta menarik dan disinyalir tidak sesuai dengan yang semestinya.
Meski begitu, tim Dinas Pendidikan Provinsi Lampung enggan membeberkan secara spesifik apa saja temuan dimaksud. Hal itu dikatakan oleh Kepala KCD Wilayah IV, Mirwan Pratama melalui Plt Kasi Pelayanan SMK, Erwin Rusman saat ditemui di kantor perwakilan Dinas Pendidikan Lampung yang ada di Lampung Utara.
Menurutnya hasil temuan di lapangan akan segera dilaporkan kepada pimpinan yakni Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico yang akan dituangkan ke dalam berita acara. <span;>”Saya tidak punya kewenangan untuk memberikan penjelasan lebih rinci. Yang jelas hasil temuan di SMKN 2 Kotabumi akan kita laporkan ke Pak Kadis dan tertuang dalam berita acara pemeriksaan lapangan,” terang Erwin.
Tak lama berselang Kepala Dinas Pendidikan Lampung, Thomas Amirico merespon dari banyaknya pemberitaan dan laporan dari kantor perwakilan Dinas Pendidikan Lampung yang berada di Kotabumi. Menurut Thomas pihaknya
sejak awal pihaknya telah mewanti-wanti seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) yang tahun ini mendapatkan program revitalisasi satuan pendidikan agar dilaksanakan sesuai petunjuk teknis dan spesifikasi yang telah ditentukan.”Semua (pekerjaan) harus sesuai juknis dan spesifikasi. Intinya kerjakan sesuai aturan,” tegasnya melalui sambungan telephon.
Dirinya juga mengultimatum sekolah yang tengah mengerjakan pembangunan sekolah melalui program revitalisasi agar menghasilkan pembangunan yang layak tanpa mengurangi volume pekerjaan dan mutu kualitas pekerjaan.”Jangan coba main-main ya. Pekerjaannya harus bagus dan berkualitas serta sesuai desain rencana. Spek pekerjaan harus diperhatikan,” serunya. (Rendra)












